ALASAN KENAPA KAMU ENGGAK BOLEH BAWA CAIRAN KE PESAWAT?

2019-10-04 12:11:49

Hallo Sahabat TLX ini lah alasan kenapa kamu enggak boleh bawa cairan ke pesawat?. Dilansir dari https://merahputih.com

SERING dengar kalau penumpang hanya diizinkan membawa cairan maksimal 100 ml ke dalam pesawat? Sebenarnya, aturan ini lebih ketat untuk penerbangan internasional.

ANA, salah satu maskapai asing, memberi batasan tentang cairan, aeorosol dan gel (LAG) yang boleh dibawa penumpang. Aturannya adalah kamu wajib mengemas LAG dengan kapasitas masing-masing tidak lebih dari 100 ml.

Dan guys, kamu juga mesti memerhatikan ukuran kemasannya. Setiap LAG yang dibawa dalam kemasan lebih dari 100 ml enggak boleh dibawa masuk ke kabin walaupun hanya terisi sebagian.

Penasaran kan apa saja yang termasuk LAG? Minuman, busa cukur, lotion, minyak, parfum, shampo aerosol, pasta gigi, material semipadat dan bahan yang sejenis itu.

Lantas, bagaimana dengan kuah makanan? Nah, kalau kamu tidak tahu ukurannya dalam bentuk ml, kamu bisa mencari tahu ukurannya dalam bentuk gram. 100 ml setara dengan 100 gram. Aturan lain dari ANA adalah kemasan berisi LAG harus kamu taruh dalam kantong plastik transparan. Kantong plastik ini dapat dibuka tutup dan kapasitas maksimalnya 1 liter dengan ukuran panjang dan lebar masing-masing 20 sentimeter. Ingat ya, kemasannya juga harus tertutup rapat dan tidak terlalu ketat.

Sementara penerbangan domestik aturannya tidak seketat itu. Kamu masih boleh membawa cairan lebih dari 100 ml dengan syarat botolnya dalam kondisi dikemas dengan baik dan tertutup rapat. Jika tidak sempat membungkusnya di rumah, kamu bisa memasukkannya ke dalam plastik transparan yang disediakan petugas bandara.

Ngomong-ngomong, kamu pernah enggak bertanya-tanya kenapa ada larangan membawa cairan? Ada sejarahnya lo. Di tahun 2006 sekelompok teroris berencana meledakkan pesawat di Inggris. Alat peledaknya adalah bom berbentuk cairan. Namun rencana tersebut berhasil digagalkan.

Sejak saat itulah muncul larangan membawa cairan dalam bentuk apa pun. Aturan ini bukan hanya berlaku di Inggris, tetapi negara lain termasuk Indonesia. Air putih termasuk jenis cairan yang dilarang. Seiring dengan bermunculannya maskapai berbujet rendah, pembatasan mengenai kapasitas air minum yang boleh masuk kabin pun diperlonggar.

Maskapai berbujet rendah tidak menyediakan fasilitas makanan dan minuman sehingga penumpang diperkenankan membawa makanan dan minuman sendiri. Kini, air mineral botol 1,5 liter pun boleh dibawa masuk ke kabin.

Saat membawa air mineral dalam botol ke pesawat, kamu juga mesti berhati-hati. Karena botol mineral kapasitas 1,5 liter yang hanya diisi sepertiganya dapat memicu kecelakaan ringan selama di pesawat.

Setelah satu jam perjalanan, kamu akan melihat botol tersebut berembun. Dan ketika dibuka, kalau kamu tidak memegang tutupnya dengan baik, tekanan udara dari dalam botol bisa membuat tutupnya terlempar jauh. Lebih apes kalau tutup botol tersebut mengenai bagian tubuh penumpang lain.

Wah, kamu tentu saja enggak mau dianggap enggak sopan oleh penumpang lain cuma gara-gara tutup botol yang terlontar? Untuk mencegah tragedi ini terjadi, kamu sebaiknya membawa air mineral dalam gelas.

Lalu segera habiskan agar air tidak tumpah atau terlempar ke arah penumpang lain. (*)

 

Kontak

PT. DOKUMEN PAKET EKSPRES (DPEK) BANDUNG

JL. RAJAWALI BARAT NO. 89, BANDUNG 40184, INDONESIA

Phone: +62 22 20567573, +62 813-22-3000-21